Pada hari Kamis, 27 November 2025, seluruh siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Sanden melaksanakan kegiatan Kunjungan Museum sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan langsung kepada peserta didik mengenai sejarah bangsa, pengetahuan alam, serta nilai kepahlawanan.
Kunjungan ini dilaksanakan dengan menggunakan empat armada bus pariwisata, sehingga seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan penuh antusias. Suasana ceria terpancar dari para siswa sejak ssebelum keberangkatan hingga akhir kegiatan.
Tiga Museum, Tiga Pengalaman Berbeda
Dalam kegiatan ini, peserta didik mengunjungi tiga museum besar yang memiliki nilai edukatif tinggi, yaitu:
1. Museum Soeharto
Di museum ini, siswa mempelajari perjalanan hidup Presiden Soeharto, mulai dari masa kecil, karier militer, hingga masa kepemimpinannya. Koleksi foto, arsip penting, serta benda bersejarah mampu menarik perhatian siswa. Mereka dengan seksama memperhatikan penjelasan pemandu museum dan mencatat informasi penting sebagai bahan laporan.
2. Museum Biologi
Museum kedua memberikan pengalaman berbeda. Para siswa diperkenalkan dengan keragaman makhluk hidup, spesimen hewan, tumbuhan, hingga berbagai koleksi biologi langka. Pengetahuan mengenai biodiversitas Indonesia menjadi daya tarik yang sangat edukatif. Siswa terlihat aktif mendokumentasikan objek-objek unik yang mereka temui.
3. Museum Jenderal Sudirman
Sebagai penutup, siswa berkunjung ke Museum Jenderal Sudirman untuk mengenang perjuangan salah satu pahlawan besar bangsa. Melalui berbagai koleksi peninggalan dan arsip sejarah, siswa dapat memahami nilai patriotisme, kepemimpinan, dan perjuangan Jenderal Sudirman dalam mempertahankan kemerdekaan.
Selama kunjungan, seluruh siswa menunjukkan sikap antusias dan disiplin. Mereka fokus mendengarkan penjelasan pengelola museum, mencatat informasi penting, serta mendokumentasikan berbagai objek yang mereka temui. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga melatih keterampilan mencari informasi dan berpikir kritis.
Sebagai tindak lanjut pembelajaran, setiap siswa diminta menyusun laporan kunjungan museum, berisi rangkuman materi yang dipelajari, pengamatan di lapangan, serta refleksi pribadi. Laporan ini diharapkan menjadi sarana bagi siswa untuk menyampaikan pemahaman mereka secara tertulis dan terstruktur.
Kegiatan kunjungan museum ini berjalan lancar, menyenangkan, dan penuh manfaat. SMP Negeri 1 Sanden berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap sejarah, ilmu pengetahuan, serta nilai-nilai kepahlawanan yang menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.


.jpeg)

.jpeg)



